Resep Rahasia Membuat Oncom Tradisional dengan Rasa yang Luar Biasa


Resep Rahasia Membuat Oncom Tradisional dengan Rasa yang Luar Biasa

Cara membuat oncom adalah proses mengolah kacang tanah atau kedelai yang difermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus. Oncom merupakan makanan khas Indonesia yang memiliki cita rasa dan aroma yang khas.

Oncom memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Kaya protein nabati
  • Sumber vitamin B12
  • Membantu menurunkan kolesterol
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan

Selain itu, oncom juga memiliki sejarah yang panjang dalam kuliner Indonesia. Oncom sudah dikenal sejak zaman dahulu dan menjadi salah satu bahan makanan pokok masyarakat Sunda.

Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuat oncom:

Cara Membuat Oncom

Cara membuat oncom merupakan bagian penting dalam menghasilkan oncom yang berkualitas. Berikut adalah 9 aspek penting dalam cara membuat oncom:

  • Pemilihan bahan baku
  • Proses pencucian
  • Perebusan
  • Perendaman
  • Inokulasi jamur
  • Fermentasi
  • Pengeringan
  • Penggorengan
  • Pengemasan

Pemilihan bahan baku yang tepat, seperti kacang tanah atau kedelai yang berkualitas, akan menghasilkan oncom yang baik. Proses pencucian dan perebusan berfungsi untuk menghilangkan kotoran dan mempersiapkan bahan baku untuk proses fermentasi. Perendaman dalam larutan garam akan membuat oncom lebih awet. Inokulasi jamur Rhizopus oligosporus merupakan tahap penting dalam proses fermentasi. Fermentasi yang berlangsung selama beberapa hari akan menghasilkan oncom yang memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Pengeringan dan penggorengan akan membuat oncom lebih tahan lama dan siap untuk dikemas dan dipasarkan.

Pemilihan Bahan Baku


Pemilihan Bahan Baku, Resep3

Pemilihan bahan baku merupakan aspek penting dalam cara membuat oncom. Bahan baku yang digunakan untuk membuat oncom biasanya adalah kacang tanah atau kedelai. Kualitas bahan baku akan sangat mempengaruhi kualitas oncom yang dihasilkan.

Kacang tanah atau kedelai yang digunakan untuk membuat oncom haruslah kacang yang berkualitas baik, tidak rusak atau berjamur. Kacang yang baik akan menghasilkan oncom yang padat dan memiliki cita rasa yang gurih.

Selain kualitas kacang, pemilihan ukuran kacang juga perlu diperhatikan. Kacang yang digunakan untuk membuat oncom sebaiknya berukuran sedang, tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Kacang yang terlalu besar akan sulit difermentasi, sedangkan kacang yang terlalu kecil akan mudah hancur.

Pemilihan bahan baku yang tepat akan menghasilkan oncom yang berkualitas baik, memiliki cita rasa yang gurih, dan tahan lama.

Proses Pencucian


Proses Pencucian, Resep3

Proses pencucian merupakan salah satu aspek penting dalam cara membuat oncom. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang menempel pada kacang tanah atau kedelai yang akan difermentasi.

  • Pembersihan Awal

    Pembersihan awal dilakukan dengan merendam kacang tanah atau kedelai dalam air bersih selama beberapa jam. Perendaman ini akan membuat kotoran dan bakteri yang menempel pada kacang menjadi lunak dan mudah dihilangkan.

  • Pengupasan Kulit

    Setelah direndam, kulit kacang tanah atau kedelai akan menjadi lebih mudah untuk dikupas. Pengupasan kulit ini dilakukan dengan cara menggosok-gosok kacang dengan tangan atau menggunakan mesin pengupas kulit.

  • Pencucian Akhir

    Setelah kulit kacang terkupas, kacang dicuci kembali dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa kulit dan kotoran yang masih menempel. Pencucian akhir ini dapat dilakukan dengan menggunakan saringan atau mesin pencuci kacang.

  • Perendaman dalam Larutan Garam

    Setelah dicuci bersih, kacang direndam dalam larutan garam selama beberapa jam. Perendaman ini bertujuan untuk membunuh bakteri dan jamur yang masih tersisa pada kacang. Selain itu, perendaman dalam larutan garam juga dapat membantu memperpanjang umur simpan oncom.

Proses pencucian yang bersih dan benar akan menghasilkan oncom yang berkualitas baik, memiliki cita rasa yang gurih, dan tahan lama.

Perebusan


Perebusan, Resep3

Perebusan merupakan salah satu aspek penting dalam cara membuat oncom. Proses ini dilakukan untuk melunakkan kacang tanah atau kedelai sehingga lebih mudah difermentasi. Selain itu, perebusan juga bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran dan bakteri yang masih menempel pada kacang.

  • Pelunakan Kacang

    Perebusan akan membuat kacang tanah atau kedelai menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah difermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus. Kacang yang lunak akan lebih mudah menyerap nutrisi dan menghasilkan oncom yang berkualitas baik.

  • Pembuangan Kotoran dan Bakteri

    Proses perebusan juga akan membantu menghilangkan sisa-sisa kotoran dan bakteri yang masih menempel pada kacang. Perebusan dalam air mendidih akan membunuh bakteri dan jamur yang dapat menghambat proses fermentasi.

  • Pengurangan Kadar Air

    Perebusan juga dapat membantu mengurangi kadar air pada kacang. Hal ini penting karena kadar air yang terlalu tinggi dapat menghambat proses fermentasi dan membuat oncom mudah rusak.

  • Pembentukan Cita Rasa

    Proses perebusan juga dapat mempengaruhi cita rasa oncom. Perebusan dengan waktu yang tepat dapat menghasilkan oncom yang memiliki cita rasa yang gurih dan khas.

Perebusan yang benar dan tepat akan menghasilkan oncom yang berkualitas baik, memiliki cita rasa yang gurih, dan tahan lama.

Perendaman


Perendaman, Resep3

Perendaman merupakan salah satu aspek penting dalam cara membuat oncom. Proses ini dilakukan untuk menghidrasi kacang tanah atau kedelai dan mempersiapkannya untuk proses fermentasi.

  • Pelembutan Kacang

    Perendaman akan membuat kacang tanah atau kedelai menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah difermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus. Kacang yang lunak akan lebih mudah menyerap nutrisi dan menghasilkan oncom yang berkualitas baik.

  • Pengurangan Kadar Asam Fitat

    Perendaman juga dapat membantu mengurangi kadar asam fitat pada kacang. Asam fitat merupakan senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi dan seng. Dengan mengurangi kadar asam fitat, perendaman dapat meningkatkan nilai gizi oncom.

  • Peningkatan Aktivitas Enzim

    Proses perendaman juga dapat meningkatkan aktivitas enzim pada kacang. Enzim-enzim ini berperan penting dalam proses fermentasi dan membantu menghasilkan cita rasa dan aroma oncom yang khas.

  • Pengaruh Waktu Perendaman

    Waktu perendaman juga mempengaruhi kualitas oncom. Perendaman yang terlalu singkat dapat membuat kacang terlalu keras dan sulit difermentasi, sedangkan perendaman yang terlalu lama dapat menyebabkan kacang menjadi terlalu lunak dan mudah hancur.

Perendaman yang tepat dan benar akan menghasilkan oncom yang berkualitas baik, memiliki cita rasa yang gurih, dan tahan lama.

Inokulasi Jamur


Inokulasi Jamur, Resep3

Inokulasi jamur merupakan salah satu aspek krusial dalam cara membuat oncom. Proses ini melibatkan penambahan spora jamur Rhizopus oligosporus ke dalam kacang tanah atau kedelai yang telah direndam.

Jamur Rhizopus oligosporus berperan penting dalam proses fermentasi oncom. Jamur ini akan tumbuh dan berkembang biak pada kacang, menghasilkan enzim-enzim yang memecah protein dan karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana. Proses inilah yang menghasilkan cita rasa dan aroma khas oncom.

Inokulasi jamur harus dilakukan dengan benar agar proses fermentasi berjalan optimal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses inokulasi jamur adalah:

  • Jenis Jamur: Pastikan menggunakan jenis jamur yang tepat, yaitu Rhizopus oligosporus.
  • Konsentrasi Spora: Gunakan konsentrasi spora yang sesuai dengan petunjuk agar proses fermentasi berjalan baik.
  • Teknik Inokulasi: Inokulasi dapat dilakukan dengan cara menaburkan spora jamur secara merata ke dalam kacang atau menggunakan media biakan jamur.
  • Kondisi Lingkungan: Proses inokulasi harus dilakukan pada kondisi lingkungan yang sesuai, seperti suhu dan kelembaban yang optimal.

Inokulasi jamur yang tepat akan menghasilkan oncom yang berkualitas baik, memiliki cita rasa yang gurih, dan tahan lama.

Fermentasi


Fermentasi, Resep3

Fermentasi merupakan proses penting dalam cara membuat oncom. Proses ini melibatkan aktivitas mikroorganisme, seperti jamur Rhizopus oligosporus, yang memecah komponen organik dalam kacang tanah atau kedelai menjadi senyawa yang lebih sederhana.

  • Peran Mikroorganisme

    Mikroorganisme yang berperan dalam fermentasi oncom adalah jamur Rhizopus oligosporus. Jamur ini akan tumbuh dan berkembang biak pada kacang, menghasilkan enzim-enzim yang memecah protein dan karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, seperti asam amino, asam organik, dan alkohol.

  • Pengaruh Kondisi Lingkungan

    Proses fermentasi oncom dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, seperti suhu, kelembaban, dan pH. Kondisi lingkungan yang optimum akan mendukung pertumbuhan dan aktivitas jamur Rhizopus oligosporus, sehingga menghasilkan oncom yang berkualitas baik.

  • Perubahan Komposisi Kimia

    Selama proses fermentasi, terjadi perubahan komposisi kimia pada kacang tanah atau kedelai. Protein dan karbohidrat akan terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga meningkatkan nilai gizi dan cita rasa oncom.

  • Pembentukan Cita Rasa dan Aroma

    Proses fermentasi juga menghasilkan cita rasa dan aroma khas oncom. Senyawa-senyawa yang dihasilkan oleh jamur Rhizopus oligosporus, seperti asam organik dan alkohol, berkontribusi pada pembentukan cita rasa dan aroma yang unik.

Fermentasi merupakan proses yang sangat penting dalam cara membuat oncom. Proses ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi oncom, tetapi juga menghasilkan cita rasa dan aroma yang khas. Dengan memahami proses fermentasi, kita dapat menghasilkan oncom yang berkualitas baik dan memiliki cita rasa yang nikmat.

Pengeringan


Pengeringan, Resep3

Pengeringan merupakan salah satu aspek penting dalam cara membuat oncom. Proses ini dilakukan untuk mengurangi kadar air pada oncom sehingga dapat memperpanjang masa simpannya dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan.

  • Pengurangan Kadar Air

    Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air pada oncom hingga mencapai kadar yang aman untuk penyimpanan. Kadar air yang terlalu tinggi dapat menjadi media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme, sehingga dapat menyebabkan oncom cepat rusak dan berjamur.

  • Peningkatan Daya Simpan

    Dengan kadar air yang lebih rendah, oncom akan lebih tahan lama dan tidak mudah rusak. Oncom yang kering dapat disimpan pada suhu ruang dalam jangka waktu yang lebih lama tanpa mengalami perubahan rasa atau tekstur yang signifikan.

  • Pengurangan Risiko Pertumbuhan Mikroorganisme

    Kadar air yang rendah pada oncom akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan pembusukan. Mikroorganisme membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang, sehingga dengan mengurangi kadar air, pertumbuhan mikroorganisme dapat ditekan.

  • Pengaruh pada Cita Rasa dan Tekstur

    Proses pengeringan juga dapat berpengaruh pada cita rasa dan tekstur oncom. Pengeringan yang tepat dapat menghasilkan oncom yang memiliki tekstur yang renyah dan cita rasa yang lebih gurih.

Pengeringan merupakan proses yang penting dalam cara membuat oncom karena dapat memperpanjang masa simpan oncom, mencegah pertumbuhan mikroorganisme, dan meningkatkan cita rasa serta teksturnya. Dengan memahami proses pengeringan, kita dapat menghasilkan oncom yang berkualitas baik dan memiliki daya simpan yang lebih lama.

Penggorengan


Penggorengan, Resep3

Penggorengan merupakan salah satu aspek penting dalam cara membuat oncom. Proses ini dilakukan untuk memberikan cita rasa dan tekstur yang khas pada oncom.

Penggorengan dilakukan setelah oncom dikeringkan. Oncom yang sudah kering kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan. Proses penggorengan ini akan membuat oncom memiliki tekstur yang renyah dan cita rasa yang gurih.

Selain memberikan cita rasa dan tekstur yang khas, penggorengan juga berfungsi untuk memperpanjang masa simpan oncom. Oncom yang digoreng akan lebih tahan lama dan tidak mudah rusak. Hal ini karena proses penggorengan akan membunuh mikroorganisme yang dapat menyebabkan pembusukan oncom.

Dalam praktiknya, penggorengan oncom dapat dilakukan dengan menggunakan wajan atau penggorengan khusus. Suhu minyak yang digunakan untuk menggoreng oncom harus cukup panas agar oncom dapat matang dengan cepat dan merata. Proses penggorengan biasanya memakan waktu beberapa menit, tergantung dari jumlah oncom yang digoreng.

Setelah digoreng, oncom dapat langsung dikonsumsi atau disimpan dalam wadah kedap udara. Oncom yang disimpan dalam wadah kedap udara dapat bertahan hingga beberapa minggu.

Pengemasan


Pengemasan, Resep3

Pengemasan merupakan salah satu aspek penting dalam cara membuat oncom. Proses ini dilakukan untuk melindungi oncom dari kerusakan fisik, kimia, dan mikrobiologis selama penyimpanan dan distribusi.

  • Jenis Bahan Kemasan

    Bahan kemasan yang digunakan untuk oncom harus memiliki sifat kedap udara dan kelembaban untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kualitas oncom. Contoh bahan kemasan yang dapat digunakan antara lain plastik, aluminium foil, atau kemasan vakum.

  • Metode Pengemasan

    Terdapat berbagai metode pengemasan yang dapat digunakan untuk oncom, seperti pengemasan dalam bentuk blok, irisan, atau potongan kecil. Pemilihan metode pengemasan akan mempengaruhi kemudahan penyimpanan, distribusi, dan penggunaan oncom.

  • Informasi Kemasan

    Kemasan oncom harus memuat informasi penting, seperti nama produk, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, komposisi bahan, dan informasi nutrisi. Informasi ini penting untuk memberikan informasi yang jelas kepada konsumen dan memastikan keamanan pangan.

  • Pengaruh pada Kualitas Oncom

    Pengemasan yang tepat dapat menjaga kualitas oncom dan memperpanjang masa simpannya. Kemasan yang kedap udara dan kelembaban dapat mencegah kontaminasi dan menjaga kadar air oncom, sehingga mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan kerusakan.

Dengan memahami aspek pengemasan dalam cara membuat oncom, pelaku usaha dapat menghasilkan produk oncom yang berkualitas baik, aman dikonsumsi, dan memiliki masa simpan yang lebih lama.

Pertanyaan Umum tentang Cara Membuat Oncom

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai cara membuat oncom:

Pertanyaan 1: Apa jenis kacang-kacangan yang dapat digunakan untuk membuat oncom?

Jawaban: Kacang tanah dan kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang umum digunakan untuk membuat oncom.

Pertanyaan 2: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memfermentasi oncom?

Jawaban: Proses fermentasi oncom biasanya memakan waktu sekitar 2-3 hari, tergantung pada suhu dan kelembaban lingkungan.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengetahui apakah oncom sudah siap dikonsumsi?

Jawaban: Oncom yang sudah siap dikonsumsi biasanya memiliki tekstur yang padat, berwarna kecoklatan, dan memiliki aroma khas fermentasi.

Pertanyaan 4: Berapa lama oncom dapat disimpan?

Jawaban: Oncom yang disimpan dalam wadah kedap udara dan pada suhu ruang dapat bertahan hingga 2-3 minggu.

Pertanyaan 5: Apa saja manfaat mengonsumsi oncom?

Jawaban: Oncom merupakan sumber protein nabati, vitamin, dan mineral yang baik. Mengonsumsi oncom dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan menjaga kesehatan jantung.

Pertanyaan 6: Dimana saja oncom dapat ditemukan?

Jawaban: Oncom dapat ditemukan di pasar tradisional, toko bahan makanan, atau swalayan.

Dengan memahami pertanyaan umum ini, semoga dapat membantu Anda dalam membuat oncom yang berkualitas baik dan aman dikonsumsi.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang teknik menyimpan oncom yang tepat agar awet dan tidak mudah rusak.

Tips Membuat Oncom

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat oncom yang berkualitas baik dan aman dikonsumsi:

Tip 1: Gunakan bahan baku yang berkualitas

Kualitas bahan baku, seperti kacang tanah atau kedelai, akan sangat mempengaruhi kualitas oncom yang dihasilkan. Pilihlah kacang-kacangan yang segar, tidak berjamur, dan memiliki ukuran yang seragam.

Tip 2: Cuci dan rendam kacang dengan benar

Proses pencucian dan perendaman kacang sangat penting untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang menempel. Rendam kacang dalam air bersih selama beberapa jam, kemudian cuci bersih kembali sebelum digunakan.

Tip 3: Perhatikan suhu dan kelembaban saat fermentasi

Proses fermentasi oncom sangat dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban lingkungan. Pastikan suhu dan kelembaban ruang fermentasi sesuai dengan kebutuhan jamur Rhizopus oligosporus, yaitu sekitar 25-30 derajat Celcius dan kelembaban 70-80%.

Tip 4: Goreng oncom dengan minyak panas

Penggorengan oncom akan memberikan cita rasa dan tekstur yang khas. Goreng oncom dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan. Proses penggorengan ini juga akan membantu memperpanjang masa simpan oncom.

Tip 5: Kemas oncom dengan benar

Pengemasan oncom yang tepat akan menjaga kualitas oncom dan memperpanjang masa simpannya. Gunakan bahan kemasan yang kedap udara dan kelembaban, seperti plastik atau aluminium foil. Pastikan kemasan tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membuat oncom yang berkualitas baik, aman dikonsumsi, dan memiliki cita rasa yang nikmat. Selamat mencoba!

Selain tips di atas, berikut adalah beberapa manfaat mengonsumsi oncom:

  • Kaya protein nabati
  • Sumber vitamin B12
  • Membantu menurunkan kolesterol
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan

Dengan mengonsumsi oncom secara rutin, Anda dapat memperoleh manfaat kesehatan yang optimal.

Kesimpulan Cara Membuat Oncom

Pembuatan oncom merupakan proses penting dalam menghasilkan oncom yang berkualitas. Dengan memperhatikan setiap tahap pembuatan, mulai dari pemilihan bahan baku, pencucian, perebusan, perendaman, inokulasi jamur, fermentasi, pengeringan, penggorengan, hingga pengemasan, pelaku usaha dapat menghasilkan oncom yang memiliki cita rasa, tekstur, dan keamanan pangan yang baik.

Oncom yang dihasilkan bukan hanya sekedar makanan tradisional, namun juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Diharapkan dengan memahami cara membuat oncom yang tepat, masyarakat dapat memproduksi oncom secara mandiri dan memperoleh manfaat kesehatannya.

Youtube Video:



About admin