Resep Rahasia Bikin Nastar Keranjang yang Lumer di Mulut


Resep Rahasia Bikin Nastar Keranjang yang Lumer di Mulut

Nastar keranjang adalah kue kering khas Indonesia yang berbentuk keranjang dan berisi selai nanas. Kue ini biasanya dibuat saat menjelang Hari Raya Idul Fitri dan(Pertengahan Musim Gugur).

Cara membuat nastar keranjang cukup mudah. Pertama, siapkan bahan-bahannya, yaitu: tepung terigu, gula halus, mentega, telur, dan selai nanas. Kemudian, campurkan tepung terigu, gula halus, dan mentega hingga membentuk adonan yang menyerupai pasir. Setelah itu, tambahkan telur dan aduk hingga rata. Selanjutnya, bentuk adonan menjadi bulat-bulat dan pipihkan. Kemudian, isi dengan selai nanas dan bentuk menyerupai keranjang. Terakhir, panggang dalam oven hingga matang.

Nastar keranjang memiliki rasa yang manis dan gurih. Kue ini sangat cocok disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup. Selain itu, nastar keranjang juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Indonesia.

Cara Buat Nastar Keranjang

Nastar keranjang merupakan kue kering khas Indonesia yang berbentuk keranjang dan berisi selai nanas. Kue ini biasanya dibuat saat menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Pertengahan Musim Gugur. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam membuat nastar keranjang, yaitu:

  • Bahan-bahan
  • Adonan
  • Pengisian
  • Pembentukan
  • Pemanggangan
  • Penyajian
  • Kreasi
  • Tips
  • Variasi

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat nastar keranjang antara lain tepung terigu, gula halus, mentega, telur, dan selai nanas. Adonan nastar keranjang harus dibuat dengan benar agar menghasilkan kue yang lembut dan renyah. Pengisian selai nanas harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak bocor saat dipanggang. Pembentukan nastar keranjang menjadi bentuk keranjang membutuhkan keterampilan khusus. Pemanggangan nastar keranjang harus dilakukan dengan suhu dan waktu yang tepat agar matang sempurna. Nastar keranjang dapat disajikan dengan berbagai cara, seperti ditaburi gula halus atau disajikan dengan teh atau kopi. Kreasi nastar keranjang dapat dilakukan dengan menambahkan bahan-bahan lain, seperti coklat atau keju. Tips membuat nastar keranjang yang baik adalah menggunakan bahan-bahan berkualitas baik dan mengikuti langkah-langkah pembuatan dengan benar. Variasi nastar keranjang dapat dibuat dengan menggunakan isian yang berbeda, seperti selai strawberry atau blueberry.

Bahan-bahan


Bahan-bahan, Resep6-10k

Bahan-bahan merupakan aspek penting dalam membuat nastar keranjang. Bahan-bahan yang digunakan harus berkualitas baik agar menghasilkan nastar keranjang yang lezat dan bergizi.

  • Tepung terigu

    Tepung terigu merupakan bahan utama dalam membuat nastar keranjang. Tepung terigu berfungsi sebagai pengikat adonan dan memberikan tekstur yang renyah pada nastar keranjang.

  • Gula halus

    Gula halus berfungsi sebagai pemanis pada nastar keranjang. Gula halus juga membantu memberikan tekstur yang lembut pada nastar keranjang.

  • Mentega

    Mentega berfungsi sebagai pengempuk adonan nastar keranjang. Mentega juga memberikan rasa gurih pada nastar keranjang.

  • Telur

    Telur berfungsi sebagai pengikat adonan nastar keranjang. Telur juga membantu memberikan warna kuning pada nastar keranjang.

  • Selai nanas

    Selai nanas merupakan isian dari nastar keranjang. Selai nanas memberikan rasa manis dan asam pada nastar keranjang.

Selain bahan-bahan utama tersebut, terdapat beberapa bahan tambahan yang dapat digunakan untuk membuat nastar keranjang, seperti: vanili, kayu manis, dan cengkeh. Bahan-bahan tambahan ini dapat memberikan aroma dan rasa yang lebih kompleks pada nastar keranjang.

Adonan


Adonan, Resep6-10k

Adonan merupakan salah satu aspek terpenting dalam cara buat nastar keranjang. Adonan yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang lembut, renyah, dan lezat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat adonan nastar keranjang, yaitu:

  • Jenis tepung terigu yang digunakan
  • Takaran bahan-bahan
  • Cara pengadukan
  • Waktu pengistirahatan adonan

Jenis tepung terigu yang digunakan akan mempengaruhi tekstur nastar keranjang. Tepung terigu dengan protein tinggi akan menghasilkan nastar keranjang yang lebih keras, sedangkan tepung terigu dengan protein sedang akan menghasilkan nastar keranjang yang lebih lembut. Takaran bahan-bahan juga harus tepat agar adonan tidak terlalu keras atau terlalu lembek. Cara pengadukan adonan juga harus diperhatikan agar adonan tidak overmix, yang dapat membuat nastar keranjang menjadi keras.

Setelah adonan tercampur rata, adonan harus diistirahatkan selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan agar adonan menjadi lebih elastis dan mudah dibentuk. Setelah diistirahatkan, adonan siap untuk dibentuk menjadi nastar keranjang.

Pengisian


Pengisian, Resep6-10k

Pengisian merupakan salah satu aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Pengisian yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang lezat dan menggugah selera.

  • Jenis isian

    Jenis isian yang digunakan akan mempengaruhi rasa dan tekstur nastar keranjang. Isian yang umum digunakan adalah selai nanas, tetapi dapat juga digunakan isian lainnya seperti selai strawberry, blueberry, atau coklat.

  • Takaran isian

    Takaran isian harus tepat agar nastar keranjang tidak terlalu penuh atau terlalu kosong. Isian yang terlalu penuh dapat membuat nastar keranjang pecah saat dipanggang, sedangkan isian yang terlalu kosong dapat membuat nastar keranjang kurang berisi.

  • Cara pengisian

    Cara pengisian juga harus diperhatikan agar isian tidak bocor saat dipanggang. Isian dapat dimasukkan ke dalam adonan menggunakan sendok atau piping bag.

  • Penutupan isian

    Setelah isian dimasukkan, adonan harus ditutup dengan rapat agar isian tidak keluar saat dipanggang. Penutupan dapat dilakukan dengan cara mencubit atau memilin adonan.

Pengisian yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang lezat, menggugah selera, dan tidak mudah bocor saat dipanggang.

Pembentukan


Pembentukan, Resep6-10k

Pembentukan merupakan salah satu aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Pembentukan yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang cantik dan menarik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembentukan nastar keranjang, yaitu:

  • Bentuk nastar keranjang

    Bentuk nastar keranjang biasanya bulat dengan bagian tengah yang cekung. Bentuk ini dapat dibuat dengan cara menggunakan cetakan khusus atau dengan membentuk adonan secara manual.

  • Ukuran nastar keranjang

    Ukuran nastar keranjang dapat disesuaikan dengan selera. Namun, ukuran yang umum digunakan adalah diameter sekitar 2-3 cm.

  • Ketebalan nastar keranjang

    Ketebalan nastar keranjang harus pas agar tidak mudah pecah saat dipanggang. Ketebalan yang ideal adalah sekitar 0,5-1 cm.

  • Teknik pembentukan

    Teknik pembentukan nastar keranjang dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menggunakan cetakan, membentuk adonan secara manual, atau menggunakan piping bag. Pemilihan teknik pembentukan dapat disesuaikan dengan keinginan dan keterampilan masing-masing.

Pembentukan yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang cantik, menarik, dan tidak mudah pecah saat dipanggang. Selain itu, pembentukan yang baik juga akan mempengaruhi tekstur dan rasa nastar keranjang.

Pemanggangan


Pemanggangan, Resep6-10k

Pemanggangan merupakan salah satu aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Pemanggangan yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang matang sempurna, renyah, dan berwarna keemasan.

  • Suhu pemanggangan

    Suhu pemanggangan nastar keranjang harus tepat agar nastar keranjang matang sempurna dan tidak gosong. Suhu yang ideal untuk memanggang nastar keranjang adalah sekitar 150-175 derajat Celcius.

  • Waktu pemanggangan

    Waktu pemanggangan nastar keranjang juga harus tepat agar nastar keranjang matang sempurna dan tidak gosong. Waktu pemanggangan yang ideal untuk nastar keranjang adalah sekitar 15-20 menit.

  • Posisi pemanggangan

    Posisi pemanggangan nastar keranjang juga harus diperhatikan agar nastar keranjang matang merata. Nastar keranjang sebaiknya dipanggang di rak tengah oven agar panas oven merata.

  • Penggunaan api atas dan bawah

    Saat memanggang nastar keranjang, sebaiknya gunakan api atas dan bawah agar nastar keranjang matang merata dan berwarna keemasan.

Pemanggangan yang baik akan menghasilkan nastar keranjang yang matang sempurna, renyah, berwarna keemasan, dan tidak gosong.

Penyajian


Penyajian, Resep6-10k

Penyajian merupakan salah satu aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Penyajian yang baik akan membuat nastar keranjang semakin menarik dan menggugah selera.

  • Tata letak

    Tata letak nastar keranjang pada piring atau wadah saji harus rapi dan menarik. Nastar keranjang dapat disusun berjajar atau ditata membentuk pola tertentu.

  • Garnis

    Garnis dapat digunakan untuk mempercantik tampilan nastar keranjang. Garnis yang umum digunakan adalah gula halus, kacang cincang, atau buah-buahan kering.

  • Saus pendamping

    Saus pendamping dapat disajikan bersama nastar keranjang untuk menambah cita rasa. Saus pendamping yang umum digunakan adalah saus cokelat, saus karamel, atau saus buah.

  • Kemasan

    Jika nastar keranjang akan dijadikan sebagai oleh-oleh atau hadiah, maka kemasan yang baik sangat penting. Nastar keranjang dapat dikemas dalam toples, kotak, atau keranjang yang cantik.

Penyajian yang baik akan membuat nastar keranjang semakin menarik, menggugah selera, dan berkesan.

Kreasi


Kreasi, Resep6-10k

Kreasi merupakan salah satu aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Kreasi dapat membuat nastar keranjang menjadi lebih menarik dan unik. Ada berbagai cara untuk mengkreasikan nastar keranjang, seperti:

  • Menggunakan isian yang berbeda, seperti selai strawberry, blueberry, atau coklat.
  • Menambahkan bahan tambahan pada adonan, seperti coklat bubuk, keju parut, atau kacang cincang.
  • Membentuk nastar keranjang dengan bentuk yang berbeda, seperti bentuk bintang, hati, atau bunga.
  • Memberikan topping pada nastar keranjang, seperti gula halus, kacang cincang, atau buah-buahan kering.

Kreasi nastar keranjang tidak hanya membuat nastar keranjang menjadi lebih menarik dan unik, tetapi juga dapat meningkatkan cita rasa dan nilai jual nastar keranjang.

Berikut ini adalah beberapa contoh kreasi nastar keranjang yang populer:

  • Nastar keranjang isi coklat
  • Nastar keranjang isi keju
  • Nastar keranjang bentuk bintang
  • Nastar keranjang bentuk hati
  • Nastar keranjang topping gula halus
  • Nastar keranjang topping kacang cincang

Kreasi nastar keranjang dapat disesuaikan dengan selera dan kreativitas masing-masing. Dengan berkreasi, nastar keranjang dapat menjadi lebih menarik, unik, dan memiliki cita rasa yang lebih beragam.

Tips


Tips, Resep6-10k

Tips merupakan aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Tips dapat membantu pembuat nastar keranjang dalam menghasilkan nastar keranjang yang lezat, cantik, dan sempurna. Ada berbagai tips yang dapat diterapkan dalam membuat nastar keranjang, antara lain:

  • Gunakan bahan-bahan berkualitas baik

    Kualitas bahan-bahan yang digunakan akan mempengaruhi kualitas nastar keranjang yang dihasilkan. Sebaiknya gunakan bahan-bahan berkualitas baik, seperti tepung terigu protein sedang, gula halus, mentega tawar, telur segar, dan selai nanas yang berkualitas.

  • Uleni adonan hingga kalis

    Menguleni adonan hingga kalis sangat penting agar nastar keranjang yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut dan renyah. Uleni adonan hingga adonan menjadi kalis dan tidak lengket di tangan.

  • Istirahatkan adonan

    Setelah diuleni, adonan nastar keranjang harus diistirahatkan selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan agar adonan menjadi lebih elastis dan mudah dibentuk.

  • Gunakan cetakan nastar keranjang

    Untuk mendapatkan bentuk nastar keranjang yang sempurna, sebaiknya gunakan cetakan nastar keranjang. Cetakan nastar keranjang dapat ditemukan di toko-toko peralatan memasak.

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, pembuat nastar keranjang dapat menghasilkan nastar keranjang yang lezat, cantik, dan sempurna. Nastar keranjang dapat disajikan sebagai hidangan penutup atau oleh-oleh untuk keluarga dan teman.

Variasi


Variasi, Resep6-10k

Variasi merupakan salah satu aspek penting dalam cara buat nastar keranjang. Variasi dapat membuat nastar keranjang menjadi lebih menarik dan unik, serta dapat disesuaikan dengan selera dan kreativitas masing-masing. Ada berbagai variasi nastar keranjang yang dapat dibuat, antara lain:

  • Variasi isian

    Variasi isian nastar keranjang dapat dilakukan dengan menggunakan isian yang berbeda, seperti selai strawberry, blueberry, coklat, atau keju. Variasi isian ini akan memberikan cita rasa yang berbeda pada nastar keranjang.

  • Variasi bentuk

    Variasi bentuk nastar keranjang dapat dilakukan dengan membentuk nastar keranjang dengan bentuk yang berbeda, seperti bentuk bintang, hati, atau bunga. Variasi bentuk ini akan membuat nastar keranjang menjadi lebih menarik dan unik.

  • Variasi topping

    Variasi topping nastar keranjang dapat dilakukan dengan memberikan topping pada nastar keranjang, seperti gula halus, kacang cincang, atau buah-buahan kering. Variasi topping ini akan menambah cita rasa dan keindahan pada nastar keranjang.

  • Variasi warna

    Variasi warna nastar keranjang dapat dilakukan dengan menambahkan bahan tambahan pada adonan, seperti coklat bubuk, matcha powder, atau pewarna makanan. Variasi warna ini akan membuat nastar keranjang menjadi lebih berwarna dan menarik.

Variasi nastar keranjang tidak hanya membuat nastar keranjang menjadi lebih menarik dan unik, tetapi juga dapat meningkatkan cita rasa dan nilai jual nastar keranjang.

Pertanyaan Umum tentang Cara Membuat Nastar Keranjang

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan terkait cara membuat nastar keranjang, beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat nastar keranjang?

Jawaban: Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat nastar keranjang antara lain tepung terigu, gula halus, mentega, telur, dan selai nanas.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara membuat adonan nastar keranjang yang baik?

Jawaban: Adonan nastar keranjang yang baik dibuat dengan mencampurkan tepung terigu, gula halus, dan mentega hingga membentuk butiran-butiran kecil, kemudian menambahkan telur dan mencampurnya hingga rata.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara membentuk nastar keranjang dengan benar?

Jawaban: Nastar keranjang biasanya dibentuk bulat dengan bagian tengah yang cekung. Untuk membentuknya, adonan dapat ditekan menggunakan cetakan nastar keranjang atau dibentuk secara manual.

Pertanyaan 4: Apa saja tips untuk membuat nastar keranjang yang renyah?

Jawaban: Untuk membuat nastar keranjang yang renyah, gunakan mentega dingin, uleni adonan hingga kalis, dan panggang nastar keranjang hingga berwarna keemasan.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan nastar keranjang agar tetap renyah?

Jawaban: Nastar keranjang dapat disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruangan selama beberapa hari. Untuk menjaga kerenyahannya, nastar keranjang dapat dipanaskan kembali di oven atau microwave sebelum disajikan.

Pertanyaan 6: Apa saja variasi nastar keranjang yang bisa dibuat?

Jawaban: Variasi nastar keranjang dapat dibuat dengan menggunakan isian yang berbeda, seperti selai strawberry, blueberry, atau coklat, serta dengan memberikan topping yang berbeda, seperti gula halus, kacang cincang, atau keju parut.

Demikian beberapa pertanyaan umum tentang cara membuat nastar keranjang beserta jawabannya. Dengan mengikuti tips dan trik yang telah dijelaskan, Anda dapat membuat nastar keranjang yang lezat dan cantik untuk dinikmati bersama keluarga dan teman.

Selain pertanyaan yang telah dibahas di atas, masih banyak pertanyaan lain yang mungkin muncul terkait cara membuat nastar keranjang. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya kepada pakar kuliner atau mencari informasi dari sumber-sumber terpercaya.

Tips Membuat Nastar Keranjang

Dalam membuat nastar keranjang, terdapat beberapa tips yang dapat diikuti untuk menghasilkan nastar keranjang yang lezat dan berkualitas baik.

Tip 1: Gunakan bahan-bahan berkualitas tinggi

Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat nastar keranjang sangat memengaruhi cita rasa dan tekstur nastar keranjang. Oleh karena itu, gunakanlah bahan-bahan berkualitas tinggi, seperti tepung terigu protein sedang, mentega tawar, dan selai nanas yang berkualitas baik.

Tip 2: Uleni adonan hingga kalis

Menguleni adonan hingga kalis sangat penting untuk menghasilkan nastar keranjang yang memiliki tekstur lembut dan renyah. Uleni adonan hingga menjadi kalis dan tidak lengket di tangan.

Tip 3: Istirahatkan adonan

Setelah diuleni, adonan nastar keranjang perlu diistirahatkan selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan agar adonan menjadi lebih elastis dan mudah dibentuk.

Tip 4: Gunakan cetakan nastar keranjang

Untuk mendapatkan bentuk nastar keranjang yang sempurna, gunakanlah cetakan nastar keranjang. Cetakan nastar keranjang dapat ditemukan di toko-toko peralatan memasak.

Tip 5: Panggang nastar keranjang hingga matang

Panggang nastar keranjang hingga matang dengan suhu dan waktu yang tepat. Nastar keranjang yang matang akan berwarna kuning keemasan dan renyah.

Tip 6: Biarkan nastar keranjang dingin sebelum disimpan

Setelah matang, biarkan nastar keranjang dingin terlebih dahulu sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Hal ini bertujuan agar nastar keranjang tetap renyah.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membuat nastar keranjang yang lezat dan berkualitas tinggi. Nastar keranjang dapat disajikan sebagai hidangan penutup atau oleh-oleh untuk keluarga dan teman.

Kesimpulan

Pembuatan nastar keranjang merupakan sebuah proses yang memerlukan ketelitian dan kesabaran. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat dan menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi, Anda dapat menghasilkan nastar keranjang yang lezat dan cantik.

Nastar keranjang tidak hanya menjadi hidangan penutup yang nikmat, tetapi juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh atau hadiah untuk orang-orang terkasih. Dengan mengkreasikan berbagai isian, bentuk, dan topping, Anda dapat membuat nastar keranjang yang unik dan berkesan.

Youtube Video:



About administrator