Resep Rahasia Kue Nastar Keranjang: Nikmat, Renyah, dan Anti Gagal!


Resep Rahasia Kue Nastar Keranjang: Nikmat, Renyah, dan Anti Gagal!

Nastar merupakan kue kering yang sangat populer di Indonesia, terutama saat Hari Raya Lebaran. Kue ini memiliki kulit yang renyah dan isian nanas yang manis dan legit. Nastar biasanya dibuat dengan cetakan berbentuk keranjang, sehingga disebut juga dengan nastar keranjang.

Cara membuat nastar keranjang sebenarnya tidak sulit. Bahan-bahan yang diperlukan juga mudah ditemukan di pasaran. Yang terpenting adalah kesabaran dan ketelitian dalam membuatnya, agar hasilnya sempurna.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang cara membuat nastar keranjang, mulai dari menyiapkan bahan-bahan, membuat adonan, hingga memanggangnya. Kami juga akan memberikan tips dan trik agar nastar keranjang yang kamu buat hasilnya sempurna.

Cara Membuat Kue Nastar Keranjang

Dalam membuat kue nastar keranjang, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Aspek-aspek ini meliputi:

  • Bahan-bahan
  • Adonan
  • Isian
  • Pencetakan
  • Pemanggangan
  • Penyimpanan

Pemilihan bahan-bahan yang tepat akan menentukan kualitas nastar keranjang. Tepung terigu yang digunakan sebaiknya memiliki protein sedang, agar tekstur nastar tidak terlalu keras atau terlalu lembek. Margarin yang digunakan juga harus berkualitas baik, agar nastar tidak mudah hancur. Isian nastar biasanya menggunakan selai nanas, namun bisa juga menggunakan selai rasa lainnya sesuai selera.

Adonan nastar keranjang harus dibuat dengan benar, agar tidak mudah retak saat dipanggang. Adonan yang terlalu lembek akan sulit dicetak, sedangkan adonan yang terlalu keras akan membuat nastar menjadi keras dan alot. Setelah adonan jadi, dibentuk bulat-bulat dan diisi dengan selai nanas. Nastar kemudian dicetak menggunakan cetakan khusus berbentuk keranjang.

Proses pemanggangan juga sangat penting. Nastar harus dipanggang dengan suhu yang tepat dan waktu yang cukup, agar matang sempurna dan tidak gosong. Setelah matang, nastar harus segera diangkat dari oven dan dibiarkan dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

Bahan-bahan


Bahan-bahan, Resep7-10k

Pemilihan bahan-bahan yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam membuat kue nastar keranjang. Bahan-bahan yang digunakan harus berkualitas baik dan sesuai dengan takaran yang telah ditentukan.

  • Tepung terigu

    Tepung terigu yang digunakan untuk membuat nastar keranjang sebaiknya memiliki protein sedang, sekitar 10-11%. Tepung dengan protein yang terlalu tinggi akan membuat nastar menjadi keras, sedangkan tepung dengan protein yang terlalu rendah akan membuat nastar menjadi lembek dan mudah hancur.

  • Margarin

    Margarin yang digunakan untuk membuat nastar keranjang harus berkualitas baik, tidak berbau tengik, dan memiliki titik leleh yang tinggi. Margarin dengan titik leleh yang tinggi akan membuat nastar menjadi lebih renyah dan tidak mudah meleleh.

  • Gula halus

    Gula halus yang digunakan untuk membuat nastar keranjang harus benar-benar halus, tidak menggumpal, dan tidak berwarna kecoklatan. Gula halus yang menggumpal akan membuat tekstur nastar menjadi kasar, sedangkan gula halus yang berwarna kecoklatan akan membuat warna nastar menjadi kurang menarik.

  • Telur

    Telur yang digunakan untuk membuat nastar keranjang harus segar dan berukuran sedang. Telur yang tidak segar akan membuat nastar menjadi bantat, sedangkan telur yang terlalu besar akan membuat nastar menjadi terlalu lembek.

Selain bahan-bahan utama tersebut, nastar keranjang juga biasanya menggunakan bahan tambahan lainnya, seperti: vanili, garam, dan keju parut. Bahan-bahan tambahan ini dapat memberikan aroma dan rasa yang lebih nikmat pada nastar keranjang.

Adonan


Adonan, Resep7-10k

Adonan merupakan salah satu komponen terpenting dalam pembuatan kue nastar keranjang. Adonan yang baik akan menghasilkan kue nastar keranjang yang renyah dan tidak mudah hancur. Sebaliknya, adonan yang kurang baik akan membuat kue nastar keranjang menjadi keras atau lembek.

Untuk membuat adonan nastar keranjang, diperlukan beberapa bahan, antara lain tepung terigu, margarin, gula halus, dan telur. Bahan-bahan tersebut kemudian dicampur dan diuleni hingga membentuk adonan yang kalis. Setelah itu, adonan dibagi menjadi beberapa bagian, kemudian dibentuk bulat-bulat dan diisi dengan selai nanas. Terakhir, adonan yang sudah diisi selai nanas dicetak menggunakan cetakan khusus berbentuk keranjang.

Proses pembuatan adonan nastar keranjang harus dilakukan dengan hati-hati dan mengikuti langkah-langkah yang benar. Jika adonan terlalu lembek, maka kue nastar keranjang akan menjadi bantat dan tidak kokoh. Sebaliknya, jika adonan terlalu keras, maka kue nastar keranjang akan menjadi keras dan alot. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan konsistensi adonan yang pas agar menghasilkan kue nastar keranjang yang sempurna.

Isian


Isian, Resep7-10k

Isian merupakan komponen penting dalam pembuatan kue nastar keranjang. Isian yang digunakan biasanya adalah selai nanas, namun bisa juga menggunakan selai rasa lainnya sesuai selera. Isian selai nanas memberikan rasa manis dan legit pada kue nastar keranjang, sehingga membuat kue ini menjadi lebih nikmat.

Selain memberikan rasa, isian juga berfungsi untuk mengisi bagian tengah kue nastar keranjang. Isian yang terlalu sedikit akan membuat kue nastar keranjang menjadi kopong, sedangkan isian yang terlalu banyak akan membuat kue nastar keranjang menjadi terlalu padat dan sulit untuk dimakan.

Untuk mendapatkan isian yang pas, sebaiknya gunakan selai nanas yang memiliki kekentalan sedang. Selai nanas yang terlalu encer akan membuat isian keluar saat dipanggang, sedangkan selai nanas yang terlalu kental akan membuat isian sulit untuk dimakan.

Pencetakan


Pencetakan, Resep7-10k

Pencetakan merupakan salah satu tahap penting dalam cara buat kue nastar keranjang. Proses ini akan membentuk tampilan akhir kue nastar keranjang, sehingga sangat berpengaruh terhadap kualitas dan estetika kue. Pencetakan yang baik akan menghasilkan kue nastar keranjang yang rapi, menarik, dan memiliki tekstur yang renyah.

Ada berbagai jenis cetakan yang dapat digunakan untuk membuat kue nastar keranjang, mulai dari cetakan manual hingga cetakan elektrik. Namun, secara umum, cetakan yang digunakan adalah cetakan berbentuk keranjang. Cetakan ini terbuat dari bahan logam atau plastik, dan memiliki motif-motif yang beragam.

Untuk mencetak kue nastar keranjang, adonan yang sudah diisi selai nanas dimasukkan ke dalam cetakan, kemudian ditekan hingga padat. Setelah itu, cetakan dibuka dan kue nastar keranjang siap untuk dipanggang. Proses pencetakan harus dilakukan dengan hati-hati agar kue tidak rusak dan motif cetakan tercetak dengan jelas.

Pemanggangan


Pemanggangan, Resep7-10k

Pemanggangan merupakan salah satu tahap penting dalam cara membuat kue nastar keranjang. Proses ini akan menentukan tingkat kematangan, kerenyahan, dan warna kue nastar keranjang. Pemanggangan yang dilakukan dengan benar akan menghasilkan kue nastar keranjang yang matang sempurna, renyah, dan berwarna keemasan.

Proses pemanggangan kue nastar keranjang biasanya dilakukan dalam oven dengan suhu sekitar 150-170 derajat Celcius selama 15-20 menit. Selama proses pemanggangan, kue nastar keranjang harus dipantau secara berkala untuk memastikan kematangannya. Kue nastar keranjang yang sudah matang biasanya ditandai dengan warna keemasan pada permukaannya.

Pemanggangan yang tidak dilakukan dengan benar dapat menyebabkan kue nastar keranjang menjadi kurang matang, terlalu matang, atau gosong. Kue nastar keranjang yang kurang matang akan lembek dan tidak renyah, sedangkan kue nastar keranjang yang terlalu matang akan kering dan keras. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan suhu dan waktu pemanggangan agar menghasilkan kue nastar keranjang yang sempurna.

Penyimpanan


Penyimpanan, Resep7-10k

Tahap penyimpanan merupakan aspek penting dalam cara membuat kue nastar keranjang agar kualitas dan kelezatannya tetap terjaga. Kue nastar keranjang yang disimpan dengan benar dapat bertahan hingga beberapa minggu tanpa kehilangan kerenyahan dan rasanya.

  • Penyimpanan dalam Wadah Kedap Udara

    Kue nastar keranjang harus disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah masuknya udara dan kelembapan. Udara dan kelembapan dapat membuat kue menjadi lembek dan tidak renyah. Wadah kedap udara yang digunakan bisa berupa toples kaca atau plastik yang memiliki penutup rapat.

  • Hindari Sinar Matahari Langsung

    Kue nastar keranjang sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Sinar matahari langsung dapat membuat kue menjadi kering dan keras.

  • Gunakan Silica Gel

    Untuk menjaga kerenyahan kue nastar keranjang lebih lama, dapat ditambahkan silica gel ke dalam wadah penyimpanan. Silica gel berfungsi untuk menyerap kelembapan yang tersisa di dalam wadah.

  • Panaskan Kembali Sebelum Disajikan

    Sebelum disajikan, kue nastar keranjang yang sudah disimpan dapat dipanaskan kembali dalam oven atau microwave. Memanaskan kembali kue akan membuat kue menjadi lebih renyah dan nikmat.

Dengan memperhatikan tips penyimpanan di atas, kue nastar keranjang dapat tetap nikmat dan renyah meskipun disimpan dalam waktu yang cukup lama. Penyimpanan yang baik akan menjaga kualitas dan rasa kue, sehingga dapat dinikmati kapan saja.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Cara Membuat Kue Nastar Keranjang

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait cara membuat kue nastar keranjang, beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue nastar keranjang?

Jawaban: Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue nastar keranjang antara lain: tepung terigu, margarin, gula halus, telur, selai nanas, dan vanila.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara membuat adonan nastar keranjang yang baik?

Jawaban: Adonan nastar keranjang yang baik dibuat dengan mencampur semua bahan hingga kalis dan tidak lengket di tangan. Adonan yang terlalu lembek akan membuat kue menjadi bantat, sedangkan adonan yang terlalu keras akan membuat kue menjadi keras dan alot.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mencetak kue nastar keranjang?

Jawaban: Kue nastar keranjang dicetak menggunakan cetakan khusus berbentuk keranjang. Adonan yang sudah diisi selai nanas dimasukkan ke dalam cetakan, kemudian ditekan hingga padat. Setelah itu, cetakan dibuka dan kue nastar keranjang siap untuk dipanggang.

Pertanyaan 4: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memanggang kue nastar keranjang?

Jawaban: Kue nastar keranjang biasanya dipanggang dalam oven dengan suhu 150-170 derajat Celcius selama 15-20 menit, atau hingga matang dan berwarna keemasan.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan kue nastar keranjang agar tetap renyah?

Jawaban: Kue nastar keranjang dapat disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Untuk menjaga kerenyahannya lebih lama, dapat ditambahkan silica gel ke dalam wadah penyimpanan.

Kesimpulan: Dengan mengikuti tips dan trik yang telah dijelaskan, Anda dapat membuat kue nastar keranjang yang lezat dan renyah. Kue nastar keranjang merupakan kue kering yang sangat cocok untuk dijadikan hidangan pada saat lebaran atau acara-acara spesial lainnya.

Artikel Terkait: Cara Membuat Kue Kering Lebaran yang Enak dan Mudah

Tips Membuat Kue Nastar Keranjang

Untuk membuat kue nastar keranjang yang lezat dan renyah, berikut ini beberapa tips yang dapat diikuti:

Tip 1: Gunakan Bahan-bahan Berkualitas
Gunakan tepung terigu dengan protein sedang, margarin berkualitas baik, dan gula halus yang benar-benar halus. Bahan-bahan berkualitas akan menghasilkan kue nastar yang lebih renyah dan tidak mudah hancur.

Tip 2: Buat Adonan yang Kalis
Campur semua bahan adonan hingga kalis dan tidak lengket di tangan. Adonan yang terlalu lembek akan membuat kue menjadi bantat, sedangkan adonan yang terlalu keras akan membuat kue menjadi keras dan alot.

Tip 3: Cetak Kue dengan Rapi
Gunakan cetakan khusus kue nastar keranjang untuk membentuk kue. Cetak kue dengan rapi dan tekan hingga padat. Kue yang dicetak dengan rapi akan menghasilkan tampilan yang lebih menarik.

Tip 4: Panggang dengan Suhu yang Tepat
Panggang kue nastar keranjang dalam oven dengan suhu 150-170 derajat Celcius selama 15-20 menit. Panggang kue hingga matang dan berwarna keemasan. Kue yang dipanggang dengan suhu yang tepat akan menghasilkan tekstur yang renyah dan tidak mudah gosong.

Tip 5: Simpan Kue dengan Benar
Simpan kue nastar keranjang dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Untuk menjaga kerenyahannya lebih lama, dapat ditambahkan silica gel ke dalam wadah penyimpanan.

Tip 6: Panaskan Kembali Sebelum Disajikan
Sebelum disajikan, kue nastar keranjang yang sudah disimpan dapat dipanaskan kembali dalam oven atau microwave. Memanaskan kembali kue akan membuat kue menjadi lebih renyah dan nikmat.

Kesimpulan: Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat membuat kue nastar keranjang yang lezat, renyah, dan memiliki tampilan yang menarik. Kue nastar keranjang merupakan kue kering yang sangat cocok untuk dijadikan hidangan pada saat lebaran atau acara-acara spesial lainnya.

Kesimpulan

Membuat kue nastar keranjang merupakan proses yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Dengan mengikuti tips dan trik yang tepat, Anda dapat membuat kue nastar keranjang yang lezat, renyah, dan memiliki tampilan yang menarik.

Kue nastar keranjang tidak hanya cocok untuk disajikan pada saat lebaran, tetapi juga dapat dinikmati sebagai camilan atau hidangan penutup pada acara-acara spesial lainnya. Kue ini juga dapat menjadi oleh-oleh atau hadiah yang berkesan untuk orang-orang tercinta.

Youtube Video:



About administrator